Rabu, 18 Januari 2017

Tips Membentuk Kontak Mata dan Bicara Anak Autis

Hampir semua orang awam mengenali anak autis atau tidaknya dari kemampuan melakukan kontak mata dan bicara yang terbatas. Jadi, jamak dilakukan diagnosa kilat oleh pengamatan mereka sendiri karena terbatasnya kontak mata maka langsung dech si anak dimasukkan grup autis. Apa iya sich kondisinya seperti itu...? Memang, hampir sebagian besar penyandang autis terbatas dalam hal kontak mata serta komunikasi, menolak serta menghindari moment "mengerikan" itu. "Lebih baik mengamati bunga cantik dech daripada menatap matamu...", begitulah kira-kira yang dirasakan sebagian anak istimewa ini. Tapi tenang ya Bapak Ibu... kemampuan mereka bisa kita latih sendiri di rumah. Semua yang terlibat dalam pengasuhan anak, bapak, ibu, kakak, adik, pengasuh bisa terlibat langsung sehingga kemampuan kontak mata berkembang optimal. berikut yang bisa kita lakukan dirumah 1. Jauhkan segala maacam gangguan visual, tivi, game, video, komputer dan semua gangguan visual hilangkan. Ingat ya, semua harus terlibat. jika dilarang buat dia maka peraturan berlaku bagi semua 2. Sering-sering kita stimulasi dengan komunikasi dengan kata-kata sederhana, intonasi jelas dan konsisten. 3. Setiap anak menginginkan sesuatu so, anak harus berusaha mengungkapkan dengan verbal. apapun yang akhirnya keluar dari bibirnya hargai dengan mengambilkan barang yang dikehendaki. Jangan lupa beri raward pujian, pelukan dan ungkapan kasih sayang tulus. 4. Semua anggota keluarga harus konsisten dengan aturan yang sama 5. selalu konsisten bahwa pertolongan dan reward akan diterima jika anak sudah mencoba Itulah tips jitu yang bisa dicoba untuk anak spesial kita. www.pttkarumahsahabaat.com

0 komentar:

Posting Komentar

Ą