Minggu, 28 Desember 2014

Mendidik Anak Slow Learner

Setiap anak memiliki daya tangkap dan daya serap yang berbeda. Ada yang lambat, ada yang cepat. Cara mendidik pun dengan demikian harus memperhatikan tingkat kemampuan anak tersebut. Tanpa memperhatikan hal itu, maka proses belajar pun jadi tak menarik.

Memberi pelajaran yang kelewat mudah bagi anak cerdas bisa membuat proses pembelajaran jadi sangat membosankan. Sementara memberi pelajaran yang kelewat rumit untuk anak berkemampaun terbatas akan mengakibatkan proses pembelajaran hanya menjadi beban.
Berikut cara-cara untuk menangani anak tipe slow learner (anak lambat), yaitu anak yang memiliki score kecerdasan 75-90 atau sedikit lebih pintar daripada anak dungu (mentally retarded) dan sedikit di bawah anak ber-IQ normal.
1. Belajar sedikit tapi terserap adalah lebih baik daripada belajar banyak tapi .
2. Buatlah alat-alat peraga konkrit  seperti gambar, miniatur, map, poster dan contoh (demonstrasi).
3. Dalam pelajaran berhitung, hendaknya difokuskan pada makna dan relasi.
4. Beri pengulangan yang banyak secara sistematis dengan cara mendrill (melatih terus-menerus). Alat audio visual akan sangat banyak menolong.
5. Cara-cara permainan dan drama akan banyak membantu.
6. Tugas-tigas dibuat sesederhana dan sesimple mungkin (singkat dan tidak sukar).
7. Beri pujian bahkan untk prestasi sekecil apa pun.
8. Carikan teman belajar yang mudah diajak kerja sama.
9. Permainan yang baik baginya adalah permainan yang meningkatkan kelincahan gerak.
10. Selidiki keahlian-keahlian khusus, lalu kembangkan.
 
sumber:pasbanget.co

0 komentar:

Posting Komentar

Ą