Rabu, 25 September 2013

Jenis-Jenis Terapi Untuk Autis

     
  1. Terapi Wicara: Untuk melancarkan otot-otot mulut agar dapat berbicara lebih baik. (termasuk Speech Delay)
  2. Terapi Okupasi : untuk melatih motorik halus anak. (termasuk untuk ADD/ADHD)
  3.  Terapi Bermain : untuk melatih mengajarkan anak melalui belajar sambil bermain.
  4.  Terapi medikamentosa/obat-obatan (drug therapy) : untuk menenangkan anak melalui pemberian obat-obatan oleh dokter yang berwenang. (termasuk ADHD)
  5.  Terapi melalui makan (diet therapy) : untuk mencegah/mengurangi tingkat gangguan autisme.(termasuk ADHD)
  6.  Sensory Integration therapy : untuk melatih kepekaan dan kordinasi daya indra anak autis (pendengaran, penglihatan, perabaan)
  7.  Auditory Integration Therapy : untuk melatih kepekaan pendengaran anak lebih sempurna
  8.  Terapi Musik : untuk melatih auditori anak, menekan emosi, melatih kontak mata dan konsentrasi.(termasuk ADD/ADHD)
  9.  Hydro Therapy : membantu anak autis untuk melepaskan energi yang berlebihan pada diri anak melalui aktifitas di air.
  10.  Biomedical treatment/therapy : untuk perbaikan dan kebugaran kondisi tubuh agar terlepas dari faktor-faktor yang merusak (dari keracunan logam berat, efek casomorphine dan gliadorphine, allergen, dsb)
  11.  

0 komentar:

Posting Komentar

Ą