PTTKA Rumah Sahabat

Hadir untuk menjadi bagian dari solusi Tumbuh Kembang Optimal Anak Anak Kita...

Solusi Untuk Buah Hati

PTTKA Rumah Sahabat sudah di percaya oleh banyak orang tua, keluarga maupun sekolah-sekolah umum untuk membantu menangani putra-putrinya maupun murid-murid yang mengalami keterlambatan dalam beberapa bidang

Berbagi dan Bersama dalam Solusi

Rumah Sahabat menyediakan beragam layanan terpadu dari deteksi dini tumbuh kembang, layanan psikologi, play therapy, sensory integrasi, okupasi terapi, terapi wicara, fisioterapi, terapi perilaku, home care, Pelatihan Intensif Guru Pendamping, Pelatihan Terapi Bagi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus, maupun pendampingan anak di sekolah umum..

Selalu ada Solusi dibalik Usaha Keras

Jangan menyerah dengan problematika anak kita di masa tumbuh kembangnya, mari bantu menggapai asa...

Mari Kita Bicarakan Bersama

Kami siap mendengar dan memberikan saran untuk perkembangan buah hati anda menjadi lebih dan makin baik..

Rabu, 25 September 2013

Kenali Autis


Secara umum gejala-gejala autis bisa dilihat sebagai berikut:
  1. Kontak mata yang kurang
  2. Menarik diri 
  3. Seolah-olah tidak mendengar
  4. Echolalia atau mengulang apa yang ditanyakan
  5. Asyik bermain dengan benda yang sama selama berjam-jam
  6. Asyik dengan dunianya sendiri
  7. Konsentrasi kosong
  8. Senang menggigit-gigit benda
  9. Menyakiti diri sendiri atau orang lain
  10. Bisa tiba-tiba memukul orang atau benda di sekitar
  11. Hanya bermain dengan benda yang sama dan berulang-ulang/monoton
  12. Kesulitan beradaptasi dengan perubahan
  13. Sering marah, tertawa atau menangis tanpa sebab yang jelas
  14. Sebagian anak bermasalah dengan tidur

Jenis-Jenis Terapi Untuk Autis

     
  1. Terapi Wicara: Untuk melancarkan otot-otot mulut agar dapat berbicara lebih baik. (termasuk Speech Delay)
  2. Terapi Okupasi : untuk melatih motorik halus anak. (termasuk untuk ADD/ADHD)
  3.  Terapi Bermain : untuk melatih mengajarkan anak melalui belajar sambil bermain.
  4.  Terapi medikamentosa/obat-obatan (drug therapy) : untuk menenangkan anak melalui pemberian obat-obatan oleh dokter yang berwenang. (termasuk ADHD)
  5.  Terapi melalui makan (diet therapy) : untuk mencegah/mengurangi tingkat gangguan autisme.(termasuk ADHD)
  6.  Sensory Integration therapy : untuk melatih kepekaan dan kordinasi daya indra anak autis (pendengaran, penglihatan, perabaan)
  7.  Auditory Integration Therapy : untuk melatih kepekaan pendengaran anak lebih sempurna
  8.  Terapi Musik : untuk melatih auditori anak, menekan emosi, melatih kontak mata dan konsentrasi.(termasuk ADD/ADHD)
  9.  Hydro Therapy : membantu anak autis untuk melepaskan energi yang berlebihan pada diri anak melalui aktifitas di air.
  10.  Biomedical treatment/therapy : untuk perbaikan dan kebugaran kondisi tubuh agar terlepas dari faktor-faktor yang merusak (dari keracunan logam berat, efek casomorphine dan gliadorphine, allergen, dsb)
  11.  

Sekolah Inklusi Ramah Untuk Semua


Sekolah Inklusi rasanya sudah tidak asing kita mendengarnya. Tapi apa iya Inklusi yang ada sekarang sudah sesuai dengan yang diharapkan?

Sudah bukan rahasia lagi memiliki anak berkebutuhan khusus akan menghadapi kesulitan tersendiri saat mencari sekolah buat putra putri tercinta. Setelah keluar masuk dari satu sekolah ke sekolah lain dan mengikuti program trial ke beberapa sekolah hingga akhirnya memutuskan untuk masuk ke sebuah sekolah yang cocok sesuai penjelasan dan trial yang sudah di ikuti anak ternyata sering ditemui para orang tua yang merasa salah pilih, sekolah yang di harapkan bisa membantu perkembangan anaknya yang berkebutuhan khusus ternyata jauh dari harapan. SDM yang tidak faham sama sekali tentang keunikan dan penanganan anak-anak ABK, pandangan aneh dari orang tua anak-anak lain membuat tekanan tersendiri buat anak dengan kebutuhan khusus terlebih bagi orang tua anak hingga dalam hitungan minggu orang tua memutuskan mengeluarkan anak tersebut dari sekolah.

Tentu itu tidak perlu terjadi jika sebelum memasukkan anak-anak spesial ke sebuah Sekolah kita sudah mengenal betul calon Sekolah pilihan, bagaimana kualitas guru-guru dan semua fihak yanag terlibat dalam lingkungan sekolah tersebut tentu tidak kalah penting seberapa besar kepedulian & pemahaman mereka terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Jangan sampai kita baru mengetahui ketidaksiapan sekolah setelah anak kita lama di situ. Jadi jauh-jauh sebelum anak spesial kita masuk jenjang sekolah yuk kita mencari dan mengenal sebanyak banyaknya sekolah inklusi yang mampu membuat anak-anak berkebutuhan khusus kita tumbuh dan berkembang bersama-sama anak-anak lainnya.

Ą