Senin, 05 Agustus 2013

TIDAK SEMUA PERLU DIET




Yang harus disadari orang tua, tak semua anak penyandang autism memerlukan diet gluten dan kasein. Diet ini hanya diperlukan oleh anak yang memiliki pertumbuhan jamur berlebihan pada dinding dalam ususnya. Beberapa yang datang ke Rumah Sahabat melakukan diet ketat pada anaknya yang down syndrome, autism dengan perilaku tenang bahkan terlambat bicara diet pula. Setelah ditelusuri ternyata atas anjuran tempat terapi yang dijalani sebelumnya yang kebetulan menyediakan makanan khusus. Wuah, selain mubadzir juga biaya untuk membeli makanan dengan embel-embel “makanan diet” sangat mahaaal & tidak manusiawi sekali memberikan diet pada anak speech delay, down syndrome dan lain2nya tanpa pemeriksaan apapun.
Sedang untuk mengetahui apakah anak mempunyai jamur yang berlebihan atau tidak dalam perutnya, bisa dilakukan melalui pemeriksaan feses/tinja anak. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan jamur tak berlebihan kemungkinan besar anak tidak perlu diet gluten dan kasein. Selain itu orang tua juga dapat mengetes sendiri apakah si anak alergi atau tidak terhadap gluten dan kasein. Caranya, untuk gluten, coba hentikan asupan gluten selama 3 bulan. Bila selama itu perilaku anak membaik, batalkan diet gluten tersebut. 
Berikan anak produk makanan yang mengandung gluten. Bila setelah dibatalkan dalam sehari perilaku autistic anak memburuk kembali, maka anak masih memerlukan diet gluten. 
Namun bila setelah dibatalkan tidak terjadi peningkatan perilaku autistic kemungkinan besar anak tak lagi memerlukan diet gluten. Prosedur ini juga dapat diterapkan untuk mengetes alergi kasein. 
Hanya saja waktu yang diperlukan lebih singkat yaitu 3 minggu. Setelah 3 minggu orang tua harus melihat reaksi anak. Soalnya anak yang awalnya menunjukkan reaksi alergi terhadap gluten dan kaseinpun, tidak berarti akan selalu alergi terhadap kedua jenis protein tersebut. Karena itu orang tua harus tahu kondisi terakhir anak. Jadi jangan latah memberikan diet ke anak hanya karena di haruskan sama tempat terapi. Harus di lakukan tes dan pemeriksaan sebelumnya.  (nakita)

0 komentar:

Posting Komentar

Ą