Jumat, 12 Juli 2013

Masalah Tumbuh Kembang Anak


Terlepas dari faktor penyebab gangguan tumbuh kembang, anak akan lebih terbantu dengan terapi juga orang tua yang menerima sepenuhnya kondisi anak dan mendukungnya. Berikut adalah beberapa gangguan pada anak beserta cara mengatasinya:

1.    Speech Delay
        Speech Delay adalah kegagalan mengembangkan kemampuan berbicara pada anak yang diharapkan bisa dicapai pada usia kronologisnya. Dengan kata lain, perkembangan anak (dalam hal bicara) tertinggal beberapa bulan dari teman-teman seusianya.

Penyebab :
  • Anak-anak yang dicurigai mengalami speech delay mengalami masalah pendengaran.
  • Adanya keterlambatan perkembangan yang terjadi karena belum dicapainya tingkat kematangan seperti kematangan organ-organ bicara.
  • Deprivasi sosial, misalnya kurang terpapar dalam lingkungan sosial dan kurang stimulasi.

2.    Jalan Jinjit
        Jalan jinjit adalah sesuatu yang normal, khususnya pada anak-anak yang baru belajar berjalan. Namun, jika bertahan hingga anak berusia 3 tahun atau lebih atau anak tidak dapat berdiri dengan menggunakan telapak kaki, Anda wajib waspada.

Penyebab
        Sulit menentukan penyebabutama jalan jinjit, namun pada umumnya gangguan ini mengarah pada  sejumlah masalah, seperti cerebral palsy, masalah fisik, atau keterlambatan perkembangan (developmental  delay). Jalan jinjit juga dapat menjadi tanda gangguan yang lebih kompleks. Anak penyandang autis misalnya, terkadang memperlihatkan tingkah laku berjalan jinjit.

3.    Autisme
            Autisme perupakan gangguan perkembangan yang kompleks yang umumnya muncul sebelum usia tiga tahun sebagai hasil dari gangguan neurologis yang mempengaruhi fungsi normal otak. Gangguan ini mempengaruhi perkembangan dalam area interaksi sosial dan keterampilan komunikasi.
            Anak penyandang autis umumnya menunjukan kesulitan dalam komunikasi verbal dan nonverbal, interaksi sosial, dan kegiatan bermain, serta waktu luang. Mereka juga menunjukan pola-pola tingkah laku yang terbatas, berupa pengulangan dan stereotip.

Penyebab
            Tidak ada satu penyebab tunggal dari autis dan meski hingga saat ini masih belum diketahui penyebab persisnya, autis tidak lagi dikaitkan dengan "dinginnya" orang tua. Saat ini, para ahli menyimpulkan sebabnya adalah:
  • Permasalahan pada awal perkembangan seorang anak. Anak penyandang autis mengalami masalah kesehatan yang lebih banyak selama masa kehamilan, pada saat dilahirkan, dan segera setelah dilahirkan, daripada anak yang bukan penyandang autisma.
  • Pengaruh genetik. Adanya gangguan gen dan kromosom yang ditemukan pada studi terhadap keluarga dengan anak kembar menunjukan peran yang besar dari faktor genetik sebagai penyebab dari autis.
  • Abnormalitas otak. Meskipun tidak diketahui tanda-tanda biologis untuk autis, penelitian yang dilakukan oleh sejumlah ahli menunjukan bahwa gambar otak anak penyandang autism berbeda dengan gambar otak anak normal.

4.    Disleksia
            Disleksia merupakan kesulitan belajar khusus yang dikarakteristikan oleh kesulitan dalam belajar membaca. Namun, beberapa anak juga ditemukan memiliki kesulitan dalam belajar menulis, mengeja, menggunakan kata-kata yang tepat, atau kebingungan dalam membaca arah (dari kiri ke kanan atau sebaliknya).
Penyebab
  • Faktor genetik dan konstitusional, misal salah satu orang tuanya memiliki masalah serupa.
  • Faktor neurobiologis yang disebabkan oleh kerusakan otak, perkembangan otak, atau struktur otak.
  • Faktor sosial dan psikologis berupa gangguan emosional dan tanda-tanda lain dari kemampuan adaptasi yang buruk sering mengalami masalah kesulitan belajar.
  • Faktor lingkungan (lihat lagi faktor prenatal, perinatal, dan postnatal)

0 komentar:

Posting Komentar

Ą