PTTKA Rumah Sahabat

Hadir untuk menjadi bagian dari solusi Tumbuh Kembang Optimal Anak Anak Kita...

Solusi Untuk Buah Hati

PTTKA Rumah Sahabat sudah di percaya oleh banyak orang tua, keluarga maupun sekolah-sekolah umum untuk membantu menangani putra-putrinya maupun murid-murid yang mengalami keterlambatan dalam beberapa bidang

Berbagi dan Bersama dalam Solusi

Rumah Sahabat menyediakan beragam layanan terpadu dari deteksi dini tumbuh kembang, layanan psikologi, play therapy, sensory integrasi, okupasi terapi, terapi wicara, fisioterapi, terapi perilaku, home care, Pelatihan Intensif Guru Pendamping, Pelatihan Terapi Bagi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus, maupun pendampingan anak di sekolah umum..

Selalu ada Solusi dibalik Usaha Keras

Jangan menyerah dengan problematika anak kita di masa tumbuh kembangnya, mari bantu menggapai asa...

Mari Kita Bicarakan Bersama

Kami siap mendengar dan memberikan saran untuk perkembangan buah hati anda menjadi lebih dan makin baik..

Senin, 15 Juli 2013

Mengenal ADHD



TABEL ADHD
Pendapat lingkungan (orang tua, guru, tetangga, dll)
Ciri:
Akibat :
Penanganan
“tidak dapat diam” (bergerak terus menerus dan berpindah-pindah tempat) “terlihat gelisah” (tidak tenang)
Ketidak tenangan pada psikomotor. Kelemahan pada keseimbangan badan. Kelemahan/kekakuan pada tonus otot.
Kelakuannya sangat mengganggu lingkungan. Kurang suka pada olah raga.
Terapi SI sosialisasi/ individual (sensomotorik)
“tidak dapat bermain lama” selalu menyibukkan orang lain” “memulai semuanya, tapi tidak senang menyelesaikan”
Konsentrasi kurang. Selalu gampang teralih, selalu mencari perhatian orang. Motivasi untuk menyelesaikan sesuatu sedikit.
Bermain dan belajarnya terganggu. Sikapnya mengganggu lingkungan. Lebih suka bermain sendiri dari pada dengan temannya.
“orang harus memberitahunya lebih dari sekali” Dia sama sekali tidak mendengarkan kata-kata saya” “Dia hanya mampu bila ia ingin” “Dia kelihatannya malas”
Mengerti tapi sepertinya belum jelas/ paham. Daya tangkapnya selalu berganti kadang pandai sekali tiba-tiba bisa menjadi bodoh. Sulit mamahami pembicaraan orang.
Kurang sabar dan cepat marah sehingga membuat guru dan teman-teman juga orangtua menjadi bimbang. Selalu salah pengertian, sehingga lingkungan banyak menuntut atau malah diacuhkan.
Terapi bahasa (Terapi Linguistik).
“Membuat sesuatu selalu lama” “Orang harus selalu mengingatkannya kembali” “Sering menjatuhkan barang”
Kurang terampil kelemahan pada koordinasi tubuh. Kelemahan/kekakuan pada tonus otot

Terapi Sensomotorik
Terapi  Visual motorik
Terapi  Audimotorik 
Cepat mengadakan kontak dengan orang yang belum dikenal” “Tidak malu-malu ” “Selalu mempunyai teman baru ” “Tidak mempunyai sahabat karib
Kelemahan pada pendekatan sosial. Kelemahan pada hubungan bermasyarakat.
Mengalami gangguan sosialisasi, sulit melakukan hubungan antarmanusia
Terapi Linguistik
Terapi SI sosialisasi
“Selalu menganggap dirinya  benar” “tidak pernah takut” “Tidak pernah merasa bersalah” “Perasaannya kurang sensitif” “bertindak semaunya”
Kelemahan pada pengarahan diri, pengontrolan emosi. Kurang dapat menerima kritik orang.


sukar beradaptasi, agresif sampai destruktif baik di TK maupun di sekolah dasar di tingkatan yang lebih tinggi.
Terapi SI sosialisasi (terpadu).

PERKEMBANGAN BICARA ANAK



PERKEMBANGAN BICARA ANAK
       Usia
           Yang menunjang perkembangan bicara anak
          yang menghambat perkembangan bicara anak
6-12 bulan

Selain ASI eksklusif, sebaiknya pada bulan keempat anda sudah mulai memberikan bayi jus yang anda sendiri untuk mengaktifkan alat kecapnya.saat ini anda sudah dapat mulai mengajak bayi anda bercakap cakap tentang apa yg sedang anda lakukan pada dirinya,gunakan insting anda saat anda bicara dengan bayi anda.setiap kata harus jelas,gunakan kata-kata yang mudah diserap bayi anda.
    Terlalu lama dan terlalu keras menyalakan music dan TV,apalagi saat anda ingin bercakap- cakap dengan bayi anda.Ruangan yang jauh dari kenangan.stimulasi yang terlalu banyak ragamnya tanapa bercakap –cakap dengan bayio akan membuat’’jendela bicara’’pada otak bayi anda tidak berbuka ,karena itu hindari
tempat yang terlalu rebut.
12-18 bulan
Perbanyak komunikasi dengan putra anda.pada usia ini anak boleh diajak bicara yang lebih terarah ke lingkungan keluarga.arahkan ke pembicaraan sehari-hari sambil menantikan respons anak.
      Bagi orang tua yang terlalu menuntut dan kurang menghargai apa yang disampaikan oleh anak. Terlalu banyak mengoreksi  kata-kata yang disampaikan anak, membuat anak menjadi malas untuk berucap.
24 bulan
Berikan makanan yang harus dikunyah untuk mengendalikan lidah karena ini sangat berhubungan dengan perkembangan motorik halus. Pada otak letak area ketrampilan sama dengan area berbicara. Agar anak bisa mengerti, mereka harus diperbolehkan untuk mengaduk-aduk bubur, beras, pasir, tanah, bermain puzzle, meronce. Disamping itu main ayunan bisa melemaskan lidah, ini karena pusat bicara sangat tergantung dengan pusat system vestibular (keseimbangan tubuh)
Orang tua yang selalu membanding-bandingkan kemampuan anak anda dan anak lain yang sebayanya. Tidak menghargai dengan melecehkan anak dan mematikan semangat anak untuk mengungkapkan apa yang dia pikirkan, dari pada diajak ber-“duel”-bicara.
3 tahun dan selanjutnya
Anak mulai mampu berbicara dua arah. Orang tua diimbau untuk sering menjelaskan semua hal yang ingin diketahui anak. Disini peran ayah sangat dibutuhkan karena ayah lebih mempunyai bakat menjelaskan dibandingkan ibunya.
Selalu mengoreksi apa yang dikatakan anak. Membuat anak akan malas berbicara. Berbicara pada usia ini sudah erat berhubungan dengan perasaannya. Usia ini anak sudah sangat mengharapkan respons dengan penuh kasih saying dan sudah mulai ingin belajar sesuatu.

Tahap Perkembangan Anak



CHILD GROWING
MERANGKAK
Akhir bulan 12
Merangkak dengan mantap
Akhir bulan 11
Merangkak menggunakan tangan dan lutut dengan koordinasi yang baik
Sudah  terdapat reaksi parasut  
Akhir bulan 10
a.       Bergoyang-goyang di atas tangan dan lutut (onggong-onggong)
b.      Merangkak tapi gerakan belum terkoordinasi
c.       Dapat duduk sendiri dari posisi tengkurap dengan melipat sendi pinggul dan memutar tubuh
Akhir bulan 9
Merayap dengan menggunakan siku dan lengan bawah untuk bergerak ke depan
Akhir bulan 8
Masa transisi dari bulan 7 ke bulan 9
Akhir bulan 7
a.       Sambil tengkurap sanggup mengangkat lengan ke atas sekurang-kurangnya 5 menit
b.      Sudah terdapat reaksi parasut dari kedua tangan
Akhir bulan 6
a.       Menopang badan bagian atas dengan tangan agak terbuka atau sepenuhnya terbuka dan kedua lengan lurus
b.      Bila dimiringkan akan terjadi abduksi lengan bawah dan tungkai sisi yang terangkat (reaksi keseimbangan)
Akhir bulan 5
Dapat melepaskan topangan lengan bawah dengan mengangkat lengan ke atas, tungkai yang terangkat diluruskan berulang-ulang seperti berenang
Akhir bulan 4
Dada tegak dengan topangan lengan bawah yang mantap
Akhir bulan 3
a.       Mengangkat kepala kira-kira 45˚- 90˚
b.      Mempertahankan kepala tegak paling sedikit 1 menit
c.       Pinggul dapat ekstensi
d.      Menumpu pada kedua lengan bawah
Akhir bulan 2
a.       Mengangkat kepala paling sedokit 45˚
b.      Mengangkat kepal paling sedikit 10 detik
Akhir bulan 1
Mengangkat kepala paling sedikit 3 detik
Neonatus
a.       Dapat memutar kepala ke samping
b.      Seluruh anggota gerak dalam posisi fleksi
c.       Gerakan reflex merangkak
                         
DUDUK
Akhir bulan 12
Dapat menjaga keseimbangan dengan baik bila duduk dengan posisi tungkai ekstensidan diangkat ±45˚          
Akhir bulan 10
a.       Sambil berpegangan ke kursi menarik badan untuk duduk sendiri
b.      Duduk tegak dengan punggung lurus dan kedua  tungkai dalam keadaan ekstensi penuh
Akhir bulan 9
Bayi duduk dengan tangan ditopang kira-kira 1 menit
Akhir bulan 8
a.       Bila kedua tangan dipegang bayi bisa menarik sendiri badannya ke posisi duduk
b.      Bayi dapat duduk sendiri dengan topangan tangan di depan kira-kira 5 detik

Akhir bulan 7
a.       Membalikkan badan dari telentang ke tengkurap  tanpa bantuan orang lain
b.      Memainkan tangan dan kakinya sambil tidur telentang (koordinasi tangan-kaki)
Akhir bulan 6
a.       Bila ditarik kedua tangannya dia akan membengkokkan lengan sedikit pada sendi sikunya
b.      Bila diposisikan duduk dan badan digoyangkan ke sgala arah (depan, belakang, samping kiri/kanan) bayi dapat mempertahankan posisi kepala agar tetap tegak
Akhir bulan 5
a.       Bila badan di tarik ke atas bayi dapat mempertahankan kepala tetap lurus dengan tulang punggung
b.      Bila dalam posisi duduk bayi dimiringkan ke samping, kepala tetap lurus

Akhir bulan 4
Bayi pada posisi terlentang dan dipegang kedua tangan dan kemudian diangkat sampai posisi badan 45˚ dari atas tempat tidur, bayi akan mengangkat kepala dan fleksi pada tungkai
Akhir bulan 3
a.       Bila dudukkan kepala tegak paling sedikit 30 detik
b.      Tidak ada hed leg lagi bila badan ditarik
Akhir bulan 2
Bila dudukan kepala tegak paling sedikit 5 detik
Akhir bulan 1
bila dibaringkan kepala dan badan berada di tengah-tengah paling sedikit selama 10 detik
Neonatus
a.       Bila terlentang bayi menoleh ke kanan dank e kiri tanpa pilihan
b.      Menendangkan kakinya bergantian
c.       Bila didudukkan anak akan mengangkat kepala berulang-ulang selama 1 detik

BERJALAN
Akhir bulan 12
a.       Berjalan berpegangan pada kursi
b.      Bila satu tangan dipegang anak sanggup melangkah ke depan
Akhir bulan 11
a.       Sambil berpegangan pada kursi anak sanggup menarik tubuhnya untuk berdiri
b.      Bila kedua tangan dipegang anak akan berjalan ditempat atu melangkah ke satu sisi
c.       Bila dipegang kedua tangannya anak akan melangkah kedepan
Akhir bulan 10
Anak mampu berdiri sendiri dengan berpegangan pada meja,kursiatau benda stsbil lainya.
Akhir bulan 9
Bila kedua tangan dipegang anak sanngup mempertahankan berat badannya paling sedikit ½ menit
Akhir bulan 8
Masa peralihan dari bulan ke 7-9
Akhir bulan 7
Bila diberdirikan dan dipegang badannya maka anak akan melakukan fleksi atau ekstensi tungkai (seperti per)
Akhir bulan 6
a.       Anak mampu meluruskan kedua tungkai pada sendi lutut dan sendi panggul sehingga bisa menopang seluruh  berat badannya paling sedikit 2 detik
b.      Terkadang menapakkan seluruh telapak kaki pada alas
Akhir bulan 5
Berdiri dengan ujung jari-jarinya
Akhir bulan 4
Bila kaki anak menyentuh permukaan maka akan terjadi fleksi tungkai berulang- ulang di selingi dengan sedikit ekstensi lutut dan pergelangan kaki
Akhir bulan 3
Bila nak di angkat dan kemudian diturunkan,maka kedua tungkai akan fleksi
Akhir bulan 2
Masa transisi,reflex meluruskann kaki dan berjalan hilang secara bertahap
Akhir bulan 1
Hampir sama seperti neonates
Neonatus
a.       Reflex primitive meluruskan tungkai,ekstensi pinggul dan lutut bila diberdirikan di atas meja
b.      Reflek berjalan bila berat badannya dipindahkan dari satu sisi ke sisi yang lain.

MEMEGANG
Akhir bulan 11 dan 12
Players graps anak mengambil benda kecil dengan cara membengkokkan telunjuk kea rah ibu jari
Akhir bulan 10
a.       Pincers graps anak mengambil benda kecil dengan ibu jari dan telunjuk yang diluruskan
b.      Memukul dua buah kubus berulang-ulang
Akhir bulan 9
Menjatuhkan benda dengan sengaja
Akhir bulan 7 dan 8
a.       Anak mampu memegang kubus pada masing-masing tanagan bersamaan dalam waktu singkat.
b.      Memegang piringan kecil dengan ibu jari dan jari-jari lainnya.
Akhir bulan 6
a.       Meraih mainan dengan mantap
b.      Palmar graps,memgang dengan seluruh permukaan tanagan dan ibu jari merenggang
c.       Dapat memindahkan mainan dari tangan satu ke satu tangan lainnya.
Akhir bulan 5
Anak menggerakkan tangan kea rah mainan dan kemudian menyentuhnya
Akhir bulan 4
a.       Tangan biasanya setengah terbuka
b.      Bermain-main dengan kedua tangannya
c.       Memasukkan benda ke dalam mulut (koordinasi tangan-mulut)
Akhir bulan 3
Anak menggerakkan tangannya kea rah rangsangan
Akhir bulan 1 dan 2
Masa transisi, tangan sering agak terbuka
Neonates
a.       Tangan biasanya menggenggam
b.      Reflex menggenggam kuat

PERSEPSI
Akhir bulan 12
a.       Menarik mainan yang membuatnya tertarik dengan menggunakan tali ke arahnya
b.      Menjatuhkan piringan kecil ke dalam wadah yang terbuka
Akhir  bulan 10 dan 11
a.       Melemparkan mainan dengan sengaja
b.      Menyentuhkan jari-jarinya pada detail (bagian-bagian kecil) dari benda
Akhir bulan 9
Meraih mainan dari wadah yang terbuka kemudian mengambilnya
Akhir bulan 7 dan 8
Sudah sanggup mengubah posisi  duduk untuk mengambil mainan yang ada di dalam jangkauannya
Akhir bulan 6
Anak memandang dan mengikuti mainannya yang terjatuh
Akhir bulan 5
Anak menolehkan kepala mencari suara yang keras dan gemerisik
Akhir bulan 4
Anak mengamati mainan yang berada di tangannya
Akhir bulan 2 dan 3
a.       Mengikuti mainan berwarna merah dari sudut mata satu ke sudut mata lainnya
b.      Bereaksi terhadap suara bel (dengan seksama) dengan menghentikan semua kegiatan motorik dan visual yang sedang berlangsung
Akhir bulan 1
Anak mengikuti gerakkan mainan warna merah dengan bola mata dari tengah ke kedua sisi kiri dan kanan 45˚
Neonatus
Anak bereaksi dengan kesal terhadap rangsangan suara dan cahaya

                VOKALISASI
Akhir bulan 11 dan 12
Perkataan pertama yang berarti
Akhir bulan 10
Dialog pertama meniru dengan keras dan tepat suku kata yang dikenal baik
Akhir bulan 9
Dapat menggabungkan dua buah suku kata misalnya “ma-ma”, “ta-ta”
Akhir bulan 8
Anak sudah dapat berbisik
Akhir bulan 6 dan 7
Berceloteh dengan merangkaikan beberapa suku kata dengan intensitas dan nada berubah-ubah, misalnya “eu,beu, e-pa, da-deu, da-ta, mam-mam-mam”
Akhir bulan 5
Mengucapkan serangkaian suku kata dengan irama seperti “ga-ga-ga, pa-pa-pa, mam-mam-mam”
Akhir bulan 4
a.       Mengucapkan suara seperti membuat gelombang (w)
b.      Mengucapkan suara seperti menutup bibir (b,m)
c.       Berteriak/memekik karena gembira
Akhir bulan 3
a.       Suku kata pertama
b.      R panjang (rrrrrrrrrrr) suara dari tenggorokkan
Akhir bulan  2
Mengucapkan suara tenggorokkan :e-che,ek-che,e-rrhe
Akhir bulan 1
Sering bergumam a dan eu yang sering dihubungkan dengan h
neonatus
a.       Bayi menangis bila perasaannya kurang senang
b.      Menghisap kurang kuat

PENGERTIAN TERHADAP PEMBICARAAN
Akhir bulan 12
Anak melakukan perintah yang sederhana
Akhir bulan 11
Bereaksi dengan larangan-larangan yang diucapkan dan menghentikan kegiatannya
Akhir bulan 10
Atas pertanyaan yang berhubungan dengan benda atau orang yang dikenalnya,bayi akan mencari dengan memutarkan kepalanya

SIFAT SOSIAL
akhir bulan&12
Anak memberikan mainannya bila diminta(dengan perkataan atau isyarat)
akhir bulan 10
Anak memperlihatkan perasaan takut pada orang asing
9&10

Akhir bulan 8
Anak menyenangi mainan ci-luk baa tau petak umpet dibelakang meja
Akhir bulan 7
anak memperhatikan dan menirukan aktivitasnya pengasuhnya
Akhir bulan 6
Anak akan berbeda sikapnya dengan orang yang sudah dikenalnya dengan orang asing
Akhir bulan 4&5
Anak tertawa bila digelitik(tertawa dengan suara bila diganggu)
Akhir bulan 3
Anak tersenyum dengan tujuan(senyum social)
Akhir bulan 2
Anak memandang terhadap muka yang bergerak mengikutinya
Akhir bulan 1
Anak akan terhenti kegiatannya bila muncul muka seseorang
neonatus
Anak menjadi tenang bila digendong


Ą